PCNU Kota Salatiga Gelar Musabaqoh Qiraatil Kutub dalam Rangka Memperingati Hari Santri
PCNU Kota Salatiga menggelar Musabaqoh Qiraatil Kutub (MQK) dalam rangka memperingati Hari Santri. Acara ini bertujuan untuk merekatkan antar pesantren dan melatih mental para santri dalam mengekspresikan keilmuannya.
Dalam sambutannya, Rais Syuriah PCNU Kota Salatiga, KH. Maslihuddin, menyampaikan pentingnya menjadi pembelajar yang baik. Beliau menyampaikan maqolah, " al-'ilmu nuurun, laa yuhda lil 'aash, ilmu itu cahaya, tidak dihadiahkan bagi orang yang bermaksiat". Beliau juga menekankan pentingnya rajin belajar dan mengamalkan ilmu yang telah diperoleh. "Seandainya santri rajin belajar sebagaimana belajar ketika mau lomba, maka santri akan cepat bisa baca kitab," ujarnya. Tidak hanya itu, beliau juga menekankan agar para santri benar-benar menguasai cara baca kitab yang benar, seperti pemaknaan, menerapkan faidah kalimah (kata) dan mencermati i'rob. Beliau dawuh, " Idza lam yuujadul i'rob lam yuujadul murod, jika i'rob tidak didapat maka apa yang dikehendaki maksud teks juga tidak bisa didapat," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Rois Syuriah PCNU Kota Salatiga, K. Abdillah, menyampaikan harapannya agar Pondok Pesantren An Nashiha bisa menjadi semakin besar dan maju dan akan kita dukung bersama.
Ketua RMI PCNU Kota Salatiga, K. Hafidzin, menjelaskan bahwa MQK ini bertujuan untuk merekatkan antar pesantren dan melatih mental para santri. "Tujuan penyelenggaraan MQK ini untuk merekatkan antar pesantren dan melatih mental para santri dalam mengekspresikan keilmuannya," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tanfidziyah PCNU, KH. Muslih, menyatakan bahwa kecerdasan intelektual dan kecerdasan spiritual harus dibangun dengan sebaik-baiknya. "Pesantren menjadi forum terkuat dari NU untuk membangun negara," tegasnya.
Acara MQK ini juga dihadiri oleh Kasi Pakis Kemenag Salatiga dengan penyampaian motivasi dari KH. Miftahul Huda, yang menyampaikan bahwa Kemenag Salatiga akan membuat buku berisi profil pondok pesantren se-Kota Salatiga. Selain itu, Kemenag juga akan memberikan sertifikat terhadap santri yang berprestasi baca kitab, yang dapat digunakan untuk memenuhi persyaratan seleksi beasiswa berprestasi santri.



Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
KUA Argomulyo Gelar Prajabiyah Angkatan I Tahun 2026, Bekali Calon Pengantin Menuju Keluarga Sakinah
Salatiga - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Argomulyo kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga melalui penyelenggaraan kegiatan Prajabiyah (Prog
Forkompinda Salatiga Pantau Masjid Ramah Pemudik, Wali Kota Dorong Optimalisasi Layanan
Salatiga - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Salatiga turut serta melakukan pemantauan terhadap fasilitas dan layanan di tujuh Masjid Ramah Pemudik (MRP) yang tersebar
EMI Lakukan Peliputan Program Masjid Ramah Pemudik di Salatiga
Salatiga - Menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi Persiapan Program Masjid Ramah Pemudik menjelang libur Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bi
Kemenag Salatiga Siap Sukseskan Program Masjid Ramah Pemudik 2026
Salatiga - Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga menggelar rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Program Masjid Ramah Pemudik 2026 menjelang a
KUA Argomulyo Fasilitasi BRUS di MA Plus Sunan Giri, Dukung Program The Most KUA Edisi Ramadan
Salatiga - Penyuluh Agama Islam dan Penghulu pada KUA Argomulyo kembali melaksanakan tugas fasilitasi BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) di MA Plus Sunan Giri Salatiga. Kegiatan ini m