Pemerintah Kota Salatiga Gelar Semarak Hari Santri Nasional 2025 dengan Khataman Al Qur'an dan Mengaji Kitab Adabul Alim wal Muta'allim
Salatiga - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Pemerintah Kota Salatiga menggelar acara Semarak Hari Santri Nasional dengan Khataman Al Qur'an dan Mengaji Kitab Adabul Alim wal Muta'allim. Acara ini menghadirkan pembicara K.H Dr. Agus Su'adi, Lc, MA.
Dalam kesempatan tersebut, K.H Dr. Agus Su'adi menjelaskan tentang adab santri terhadap guru yang tertuang dalam Kitab Adabul Alim wal Muta'allim. Beliau menyampaikan bahwa ada 12 etika yang harus diperhatikan oleh santri terhadap gurunya.
"Pertama, seorang santri harus mempertimbangkan masak-masak, matang-matang dan berisikhoroh dalam menentukan siapa calon gurunya," ujar K.H Dr. Agus Su'adi.

Berikut 12 etika yang harus diperhatikan oleh santri terhadap gurunya:
1. Memilih guru yang memiliki wawasan ilmu syari'at yang luas dan memiliki kepercayaan ulama sezamannya.
2. Taat terhadap apa yang disampaikan gurunya dan taat pada tahapan-tahapan yang direncanakan oleh guru.
3. Memandang keagungan terhadap gurunya dan memandang guru punya level kesempurnaan tertentu.
4. Mengingat jasa guru yang telah mengajar dan mendo'akan terus kepada guru.
5. Tidak membandingkan guru dengan guru lain dan tidak menyalahkan guru.
6. Menghormati guru dengan adab yang baik, seperti bersimpuh dan tidak tengak-tengok.
7. Memilih kata-kata yang baik ketika berbicara dengan guru.
8. Tidak menunjukkan gestur yang tidak sopan ketika guru menjelaskan sesuatu.
9. Tidak mendahului ucapan guru ketika menjelaskan materi.
10. Menerima sesuatu dari guru dengan tangan kanan dan memberikan sesuatu kepada guru dengan tangan terbuka.
11. Tidak mengkritik guru secara langsung.
12. Menghormati guru dalam setiap kesempatan.
K.H Dr. Agus Su'adi juga menjelaskan tentang adab guru terhadap murid, yaitu:
- Menaruh kasih sayang terhadap murid dan menanyakan siswa yang tidak hadir.
- Mengenal nama siswa dan mengetahui nasabnya, tempat asalnya.
- Memantau dinamika murid-muridnya baik secara dzohir dan batin.
- Mencegah perilaku tidak pantas pada murid dengan cara mengingatkan tanpa menyinggungnya dan tidak menyebut nama tertentu. Jika diingatkan dengan cara begitu tidak berubah, maka mengambil langkah ke dua, yakni diingatkan secara langsung 4 mata tidak di hadapan orang lain agar tidak mempermalukan dia. Itupun dengan isyarat dulu. Jika dengan isyarat tidak paham, maka dengan ucapan verbal atau jelas. Jika tidak bisa. Maka, dengan kata-kata yang keras apalagi jika siswa menularkan negatifnya pada siswa lain. Jika dengan ucapan keras tidak juga merubah siswa. Maka, tidak masalah untuk mengirim pulang kepada orangtuanya dan tidak perlu mempedulikannya. Kecuali jika ada komitmen dari siswa untuk mau berubah.
Memukul murid boleh dengan syarat tidak di wajah, pukulan tidak boleh menyakitkan (misal dengan siwak), minta ijin orangtuanya, jika santri melanggar sampai level berlebihan maka sesuai peraturan pondok harus dita'zir
Dengan memahami dan mengamalkan etika-etika tersebut, diharapkan hubungan antara santri dan guru dapat menjadi lebih harmonis dan kualitas pendidikan dapat meningkat.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
KUA Argomulyo Gelar Prajabiyah Angkatan I Tahun 2026, Bekali Calon Pengantin Menuju Keluarga Sakinah
Salatiga - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Argomulyo kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga melalui penyelenggaraan kegiatan Prajabiyah (Prog
Forkompinda Salatiga Pantau Masjid Ramah Pemudik, Wali Kota Dorong Optimalisasi Layanan
Salatiga - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Salatiga turut serta melakukan pemantauan terhadap fasilitas dan layanan di tujuh Masjid Ramah Pemudik (MRP) yang tersebar
EMI Lakukan Peliputan Program Masjid Ramah Pemudik di Salatiga
Salatiga - Menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi Persiapan Program Masjid Ramah Pemudik menjelang libur Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bi
Kemenag Salatiga Siap Sukseskan Program Masjid Ramah Pemudik 2026
Salatiga - Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga menggelar rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Program Masjid Ramah Pemudik 2026 menjelang a
KUA Argomulyo Fasilitasi BRUS di MA Plus Sunan Giri, Dukung Program The Most KUA Edisi Ramadan
Salatiga - Penyuluh Agama Islam dan Penghulu pada KUA Argomulyo kembali melaksanakan tugas fasilitasi BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) di MA Plus Sunan Giri Salatiga. Kegiatan ini m